DOF ada dua, DOF luas dan DOF sempit (atau 'bokeh'). Sebuah foto dikatakan memiliki DOF luas apabila semua bahagian/elemen dalam gambar itu memiliki ketajaman yang sama. Contohnya foto ini: Gambar ini nampak 'tajam' disemua bahagian, dari foreground hingga ke background. Berbalik pula pada DOF sempit adalah membuat beberapa elemen foto
Secara definisi Depth of Field (DOF) adalah rentang jarak yang dimiliki subjek foto untuk menghasilkan variasi ketajaman/fokus pada foto yang dihasilkan. Secara harfiah, arti Depth of Field berarti kedalaman ruang. Hasil DOF bervariasi tergantung pada jenis kamera dan aperture dan jarak fokus.
Contohnya, jika Anda ingin mengambil foto pemandangan, Anda dapat menggunakan dof luas untuk memastikan bahwa semua objek dalam foto terlihat tajam dan jelas. Sebaliknya, jika Anda ingin memotret objek tunggal seperti bunga, Anda dapat menggunakan dof dangkal untuk membuat objek tersebut menjadi fokus dan latar belakang menjadi blur.
Contohnya seperti subjek patung di atas, yang karena area yang tajam tidak begitu luas yaitu hanya pada subjek patung khususnya area kepala dan sedikit area duduk patung, sedangkan area yang blur lebih luas sehingga foto di atas dikategorikan sebagai DOF sempit.
Pada postingan ini kita akan mengenal DoF atau Depth of Field lebih jauh dan faktor apa saja yang mempengaruhinya. Sederhananya, DoF atau Depth of Field adalah ukuran seberapa luas/seberapa jauhnya area yang tampak fokus/tajam pada foto. Area fokus pada setiap foto itu bervariasi.
Menggunakan lensa wide-angle yang disetting ke aperture kecil akan memberikan efek DOF yang luas, kira-kira tajam dari jarak satu meter sampai tak terhingga. Tetapi akan ada kondisi dimana obyek latar depan (seperti bunga misalnya) lebih dekat dari jarak 1 meter tersebut.
DOF Luas Merupakan teknis fotografi dengan menggunakan diafragma/bukaan kecil sebagai prioritas utama (f :11,16,22,32). Penggunaan teknik DOF luas menampilkan sebagian besar obyek foto (dari obyek terdekat dari kamera sampai obyek terjauh) akan terlihat tajam dan fokus. Penggunaan aperture/diafragma yang lebih kecil untuk mencapai
Aperture berpengaruh dalam menghasilkan DoF luas atau DoF sempit. Jika menggunakan bukaan pada rentang f-8 hingga f-22 maka bisa dipastikan foto yang kita hasilkan akan seluruhnya fokus (DoF Luas) sedangkan jika menggunakan bukaan f-8 ke bawah akan menghasilkan foto dengan DoF sempit. Apalagi jika menggunakan lensa dengan bukaan f-1.2 atau f-1.4.
eMqL3.