Terletakdi utara pusat Kabupaten Lamongan, desa ini menjadi desa wisata religi dengan memberi keunikan dari sisi masyarakat dan kearifan lokal penduduk setempat. Berdasarkan cerita dari tetuah adat setempat nama desa Balun berasal dari kata “Mbah Alun”. Tokoh Mbah Alun sendiri merupakan Raja Blambangan yang lahir di Lumajang. Begitujuga ronda bersama, saling menjaga tempat ibadah, dan saling melayat jika ada warga yang meninggal. Selanjutnya model toleransi ditemukan oleh Huda (2015) di Desa Balun Lamongan. Desa Balun adalah desa yang paling unik di Kabupaten Lamongan, bahkan mungkin di Indonesia. DesaBalun Kecamatan Turi dikenal sebagai desa "Pancasila" karena disana terdapat potret kerukunan toleransi dalam keberagaman, termasuk tempat ibadah yang s Bacajuga: Wisata Pancasila di Desa Jrahi, Nikmati 4 Spot Menarik Ini “Satu kampung ini ada tiga tempat ibadah, dan sangat akur sekali. Sampai dijuluki Desa Balun adalah Desa Pancasila karena keberagaman Bhinneka Tunggal Ika-nya bisa diacungi jempol,” seorang traveler Haryanto Agus dalam kanal Youtubenya seperti dikutip, Selasa (1/5/2021), Sejumlahpermasalahan di desa, disampaikan para kepala desa se – Kecamatan Wates dihadapan Mas Bup saat menggelar pertemuan di Balai Desa Wonorejo. Didampingi Camat Wates, Arif Gunawan, mulai permasalahan warga, siswa yang menjalankan program daring di masa pandemi hingga perlunya perangkat desa untuk didaftarkan BPJS Kesehatan. 22 Gunung Galunggung Kabupaten Tasikmalaya. Dari sekian banyak gunung di Jawa Barat, Galunggung merupakan salah satu destinasi wisata yang paling diminati. Hal ini karena letaknya yang tidak jauh dari pusat kota Tasikmalaya dan memiliki berbagai fasilitas. Dari atas gunung, kamu bisa melihat indahnya bumi Pasundan. Dagangannyalaris manis, dakwahnya apalagi. Sampai di membangun Masjid bagi tempat ibadah pengikutnya yang telah ramai—Masjid tersebut sekarang, oleh masyarakat desa Bungah dinamai Masjid Jami’ Kyai Gede Bungah yang sampai saat ini masih berdiri kokoh bahkan telah dipugar diperluas kapasitas jumlah jama’ahnya. Menurutnyapembangunan akan dapat berjalan dengan baik dengan komunikasi yang baik. “Kalau antar pimpinan berantem nanti jadinya repot, mau jadi apa negara ini, harusnya dikomunikasikan dengan baik, karena membangun komunikasi antar pemerintah desa itu penting, agar terjalin hubungan simbiosis mutualisme,”ucapnya. vkltv. l LAMONGAN - Ada tiga persoalan besar Kebhinnekaan yang jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan masalah. Yakni kesombongan masing-masing etnis, suku bangsa atau agama. Kemduian mengambil sesuatu yang bukan hanya serta sikap iri antara satu suku, etnis, agama dengan yang lainnya. Dan Balun tak menyimpan maupun memiliki bibit tiga persoalan itu. Sampai - sampai Desa Balun dijadikan lokasi penelitian karena dinilai sebagai desa yang sudah sejak lama membangun kesadaran solidaritas bhineka yang terbuka, dan mampu mengurangi kesenjangan antarkelompok dalam masyarakat yang terus mengalami perubahan. Desa Balun adalah salah satu desa tua yang masih memelihara budaya – budaya terdahulunya. Keanekaragaman agama semakin memperkaya budaya desa Balun. Dan yang menjadiu ciri khas adalah interaksi sosial dintara warganya yang multi agama, Islam, Kristen, Hindu. Bahkan sejak masuknya agama Hindu dan Kristen sejak 1967 belum pernah ada konflik yang berkaitanagama. Uniknya lagi tidak ada pengelompokan tempat tinggal berdasarkan agama, mereka campur danmerata. Saat ini terdapat pemeluk Agama Islam, warga yang beragama Kristen sebanyak 688 orang dan 282 beragama Hindu. Meski terdiri dari tiga agama, toleransi antar warganya sangat tinggi. Bahkan tempat ibadahnyapun tidak Miftahul Huda berada satu lokasi dengan Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatush Shibyan. Tidak jauh dari masjid dan berdampingan hanya dibelah oleh jalan desa terdapat Pura SwetaMaha Suci, tempat pemeluk Hindu beribadah. Masih di sekitar area yang sama, berdiri dengan harmonis Gereja Kristen Jawi Wetan, di timur masjid. Saat peringatan hari besar dari 3 agama yang tumbub di Balun para pemudanya melibatkan diri menjaga keamanan atau panitia desa, meski tidak harus nimbrung dalam acara ritual keagamaannya. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID dO2wHMCOevH9A4XA4FJkj3UAQAwkkyNw102g7mU7GJuLbr8VWyM8Cw==